Magic on People (The Magician)
Magician didalam games ataupun cerita-cerita fiksi merupakan sebuah pekerjaan yang dimiliki oleh beberapa manusia di dunia, sebuah bakat yang dapat dipelajari. Magician bukan hanya sekedar kesan pintar ataupun berkesan menyihir tetapi para Magician memang benar-benar menyihir manusia lainnya.
Ada banyak hal yang harus dimiliki oleh seorang Magician, diantaranya :
Memorize : kemampuan untuk mengingat banyak hal dan ucapan, seperti seorang pelajar yang mampu mengucapkan seisi buka dengan lengkap tanpa adanya cacat dan kekurangan huruf, angka dan hingga tanda baca. Magician handal memiliki Memorize "Daya ingat" yang sangat luar biasa, mereka mampu menyalin kembali isi buku tanpa harus melihat kembali kepada salinan aslinya. Sangat langka untuk menemukan Magician yang handal tetapi ada banyak Magician dengan kemampuan Memorize yang sepertinya biasa saja bagi yang memilikinya tetapi masih termasuk kedalam golongan pintar misal : penyanyi yang mampu menghafalkan sebuah sajak lagu tanpa ada kurang kalimat, penjaga perpustakaan atau ahli buku yang mampu menghafal sederetan list-list buku, guru yang mampu menghafalkan isi pokok wacana buku, ahli agama seperti ustad yang mampu menghafalkan sederetan doa dan injil, wartawan dan penyiar berita serta MC pembawa acara yang mampu menghafalkan jalan cerita dari yang dituliskan, dsb. Mereka termasuk dalam golongan Magician yang memang benar-benar menyihir manusia lainnya dengan menggunakan sederetan kata-kata kalimat yang di ucapkan.
Magician pada jaman dahulu adalah orang-orang yang mampu menghafal "Memorize" peta dan daerah-daerah, menghafal toko-toko, mengahafal tempat-tempat berbelanja murah, handal dalam tawar-menawar dan pengajar seperti penasihat raja juga guru-guru besar yang dipanggil sebagai suhu --suhu berbeda dengan para tua kaum ataupun para kepala desa yang juga melakukan beberapa pengajaran ringan--.
Memorize atau daya mengingat menjadi sangat penting bagi para Magician, sangatlah hal yang buruk jika dimana daya mengingat mereka berkurang. Magician tidak terlalu mampu untuk mengembangkan sesuatu hal menjadi sesuatu yang baru, dengan daya ingat yang sangat tinggi tetapi daya kreasi yang tidak terlalu besar, bahkan bisa dikatakan kecil bahkan ada yang sangat kecil. Magician pada umumnya memiliki fisik tubuh yang lemah dikarenakan banyak waktu terpakai guna mereka menghafalkan deretan kata-kata kalimat, gambaran sebuah lokasi ataupun hafalan pemetaan. Mereka sadar akan kekurangan fisik mereka, kebanyakan dari Magician memang memiliki tingkat kesadaran yang sangat tinggi dikarenakan daya Memorize nya, banyak dari Magician mengembangkan fisik dengan berolah raga dan gym.
Memory : ingatan sangatlah penting juga, tidak hanya untuk para Magician, tetapi juga untuk semua manusia dan semua yang hidup. Disaat Magician berusaha membentuk kembang fisik mereka, banyak juga dari mereka yang lupa arti diri mereka dengan bakat sebagai Magician. Banyak dari mereka akhirnya asik dengan olah raga mereka, hal itu dapat disebutkan sebagai JATUH. Magician yang "jatuh" karena ingatan mereka yang berubah hobby dinamakan sebagai Combat'er (Petarung). Magician petarung akhirnya menjadi seseorang yang sesat dan penuh dengan alasan, mengingat diri pintar tetapi dengan tanpa pengembangan dari informasi dan pengetahuan tentang Memorize yang baru menjadi sukar untuk di ingatkan dan merasa diri pintar, lalu jatuh dalam kesombongan sendiri. Magician seperti ini disebut sebagai Dark/Void Magician. Ada juga yang asik gym sambil membaca buku, terus mengasah Memorize mereka sambil berolah raga, Magician seperti ini sering disebut dengan High/Elemental Magician. Dari 2 contoh sifat Magician, jika mereka benar-benar murni kedalam pengasahan kepintaran saja, menjadi seseorang yang kejam dan penuh dengan murka serta ambisi, ada banyak juga dikarenakan tingkat ekonomi menjadi tega untuk membohongi lainnya, mereka menjadi benar-benar bertarung, bertaruh nyawa demi kehidupannya, walaupun fisik tubuh yang lemah tetapi kemampuan mereka benar-benar di luar perhitungan kepintaran bahkan melebihi panggilan GENIUS, Magician seperti ini sering dipanggil Witch.
Pada deretan games, Magician memiliki sebuah meter penghitung biru yang dinamakan "Man'na", dalam bahasa jepang diartikan dengan "sebuah kehilangan" dan dalam bahasa indonesia diartikan sebagai "berusaha mencari". Man'na pada Magician jika dalam Japanese menjadi hitungan berkurangnya ukuran tingkat Memory/fisik untuk Memorize, dan dalam bahasa indonesia menjadi hal yang dicari oleh seseorang. Dalam lingkungan bangsa indonesia, Man'na bagi Magician adalah hal yang sangat fatal dan perlu sangat diperhatikan karena disaat itulah seorang Magician dapat terjerumus menjadi Dark/Void Sorcerer. Seorang Dark/Void/Sorcerer nampak sangat polos tetapi di luar kepolosan mereka, Magician ini dapat memaksa iman orang lainnya untuk berpindah, bahkan seorang guru besar keagamaan, pendeta, pastor, ustad juga mungkin dan benar-benar sangat mungkin untuk terjerumus menjadi Dark/Void/Sorcerer.
Ada banyak hal yang harus dimiliki oleh seorang Magician, diantaranya :
Memorize : kemampuan untuk mengingat banyak hal dan ucapan, seperti seorang pelajar yang mampu mengucapkan seisi buka dengan lengkap tanpa adanya cacat dan kekurangan huruf, angka dan hingga tanda baca. Magician handal memiliki Memorize "Daya ingat" yang sangat luar biasa, mereka mampu menyalin kembali isi buku tanpa harus melihat kembali kepada salinan aslinya. Sangat langka untuk menemukan Magician yang handal tetapi ada banyak Magician dengan kemampuan Memorize yang sepertinya biasa saja bagi yang memilikinya tetapi masih termasuk kedalam golongan pintar misal : penyanyi yang mampu menghafalkan sebuah sajak lagu tanpa ada kurang kalimat, penjaga perpustakaan atau ahli buku yang mampu menghafal sederetan list-list buku, guru yang mampu menghafalkan isi pokok wacana buku, ahli agama seperti ustad yang mampu menghafalkan sederetan doa dan injil, wartawan dan penyiar berita serta MC pembawa acara yang mampu menghafalkan jalan cerita dari yang dituliskan, dsb. Mereka termasuk dalam golongan Magician yang memang benar-benar menyihir manusia lainnya dengan menggunakan sederetan kata-kata kalimat yang di ucapkan.
Magician pada jaman dahulu adalah orang-orang yang mampu menghafal "Memorize" peta dan daerah-daerah, menghafal toko-toko, mengahafal tempat-tempat berbelanja murah, handal dalam tawar-menawar dan pengajar seperti penasihat raja juga guru-guru besar yang dipanggil sebagai suhu --suhu berbeda dengan para tua kaum ataupun para kepala desa yang juga melakukan beberapa pengajaran ringan--.
Memorize atau daya mengingat menjadi sangat penting bagi para Magician, sangatlah hal yang buruk jika dimana daya mengingat mereka berkurang. Magician tidak terlalu mampu untuk mengembangkan sesuatu hal menjadi sesuatu yang baru, dengan daya ingat yang sangat tinggi tetapi daya kreasi yang tidak terlalu besar, bahkan bisa dikatakan kecil bahkan ada yang sangat kecil. Magician pada umumnya memiliki fisik tubuh yang lemah dikarenakan banyak waktu terpakai guna mereka menghafalkan deretan kata-kata kalimat, gambaran sebuah lokasi ataupun hafalan pemetaan. Mereka sadar akan kekurangan fisik mereka, kebanyakan dari Magician memang memiliki tingkat kesadaran yang sangat tinggi dikarenakan daya Memorize nya, banyak dari Magician mengembangkan fisik dengan berolah raga dan gym.
Memory : ingatan sangatlah penting juga, tidak hanya untuk para Magician, tetapi juga untuk semua manusia dan semua yang hidup. Disaat Magician berusaha membentuk kembang fisik mereka, banyak juga dari mereka yang lupa arti diri mereka dengan bakat sebagai Magician. Banyak dari mereka akhirnya asik dengan olah raga mereka, hal itu dapat disebutkan sebagai JATUH. Magician yang "jatuh" karena ingatan mereka yang berubah hobby dinamakan sebagai Combat'er (Petarung). Magician petarung akhirnya menjadi seseorang yang sesat dan penuh dengan alasan, mengingat diri pintar tetapi dengan tanpa pengembangan dari informasi dan pengetahuan tentang Memorize yang baru menjadi sukar untuk di ingatkan dan merasa diri pintar, lalu jatuh dalam kesombongan sendiri. Magician seperti ini disebut sebagai Dark/Void Magician. Ada juga yang asik gym sambil membaca buku, terus mengasah Memorize mereka sambil berolah raga, Magician seperti ini sering disebut dengan High/Elemental Magician. Dari 2 contoh sifat Magician, jika mereka benar-benar murni kedalam pengasahan kepintaran saja, menjadi seseorang yang kejam dan penuh dengan murka serta ambisi, ada banyak juga dikarenakan tingkat ekonomi menjadi tega untuk membohongi lainnya, mereka menjadi benar-benar bertarung, bertaruh nyawa demi kehidupannya, walaupun fisik tubuh yang lemah tetapi kemampuan mereka benar-benar di luar perhitungan kepintaran bahkan melebihi panggilan GENIUS, Magician seperti ini sering dipanggil Witch.
Pada deretan games, Magician memiliki sebuah meter penghitung biru yang dinamakan "Man'na", dalam bahasa jepang diartikan dengan "sebuah kehilangan" dan dalam bahasa indonesia diartikan sebagai "berusaha mencari". Man'na pada Magician jika dalam Japanese menjadi hitungan berkurangnya ukuran tingkat Memory/fisik untuk Memorize, dan dalam bahasa indonesia menjadi hal yang dicari oleh seseorang. Dalam lingkungan bangsa indonesia, Man'na bagi Magician adalah hal yang sangat fatal dan perlu sangat diperhatikan karena disaat itulah seorang Magician dapat terjerumus menjadi Dark/Void Sorcerer. Seorang Dark/Void/Sorcerer nampak sangat polos tetapi di luar kepolosan mereka, Magician ini dapat memaksa iman orang lainnya untuk berpindah, bahkan seorang guru besar keagamaan, pendeta, pastor, ustad juga mungkin dan benar-benar sangat mungkin untuk terjerumus menjadi Dark/Void/Sorcerer.
Komentar
Posting Komentar